Tanpa Takut Berhubungan Intim Usai Melahirkan, Ini Tipsnya!

Moh Sutrisno
By: Moh Sutrisno June Mon 2024
Tanpa Takut Berhubungan Intim Usai Melahirkan, Ini Tipsnya!

Berhubungan seksual setelah melahirkan merupakan hal yang wajar dan merupakan bagian dari proses pemulihan pascapersalinan. Namun, banyak perempuan yang takut atau khawatir untuk berhubungan seksual setelah melahirkan karena berbagai alasan, seperti nyeri, kekhawatiran akan rasa sakit, atau perubahan pada tubuh mereka.

Padahal, berhubungan seksual setelah melahirkan memiliki banyak manfaat, baik bagi kesehatan fisik maupun psikologis. Manfaat tersebut antara lain dapat membantu memperkuat otot-otot dasar panggul, mengurangi risiko infeksi, dan meningkatkan keintiman dengan pasangan.

Jika Anda khawatir atau takut untuk berhubungan seksual setelah melahirkan, bicarakanlah dengan dokter Anda. Mereka dapat memberikan saran dan dukungan yang Anda perlukan untuk merasa nyaman dan percaya diri dalam berhubungan seksual kembali.

jangan takut berhubungan pasca melahirkan

Berikut adalah tujuh aspek penting yang perlu diperhatikan untuk menghilangkan rasa takut berhubungan seksual setelah melahirkan:

  • Fisik: Pastikan tubuh Anda sudah pulih secara fisik sebelum berhubungan seksual.
  • Emosional: Berikan waktu pada diri Anda untuk pulih secara emosional setelah melahirkan.
  • Komunikasi: Bicarakan dengan pasangan Anda tentang perasaan dan kekhawatiran Anda.
  • Pelumas: Gunakan pelumas untuk mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan.
  • Posisi: Pilih posisi yang nyaman dan hindari posisi yang memberikan tekanan pada perineum.
  • Nyeri: Jika Anda mengalami rasa sakit saat berhubungan seksual, hentikan dan bicarakan dengan dokter Anda.
  • Infeksi: Jaga kebersihan area genital untuk mencegah infeksi.

Ingatlah bahwa setiap perempuan berbeda, dan tidak ada waktu yang tepat untuk mulai berhubungan seksual kembali setelah melahirkan. Yang terpenting adalah mendengarkan tubuh Anda dan melakukan apa yang terasa nyaman bagi Anda.

Fisik

Setelah melahirkan, tubuh Anda perlu waktu untuk pulih secara fisik. Rahim Anda perlu menyusut kembali ke ukuran semula, dan otot-otot dasar panggul Anda perlu menguat kembali. Hubungan seksual dapat dilakukan kembali setelah Anda merasa nyaman dan tidak mengalami rasa sakit.

  • Periksa jahitan Anda. Jika Anda mengalami robekan atau episiotomi saat melahirkan, pastikan jahitan Anda sudah sembuh sebelum berhubungan seksual.
  • Tunggu hingga pendarahan berhenti. Pendarahan setelah melahirkan biasanya akan berlangsung selama 2-6 minggu. Tunggu hingga pendarahan berhenti sebelum berhubungan seksual untuk mencegah infeksi.
  • Dengarkan tubuh Anda. Jika Anda merasa sakit atau tidak nyaman saat berhubungan seksual, hentikan dan bicarakan dengan dokter Anda.

Dengan memperhatikan kondisi fisik Anda, Anda dapat mengurangi risiko rasa sakit dan ketidaknyamanan saat berhubungan seksual setelah melahirkan.

Yuk Baca:

Mitos atau Fakta, Komedo Putih Memang Ganggu Penampilan?

Mitos atau Fakta, Komedo Putih Memang Ganggu Penampilan?

Emosional

Setelah melahirkan, wajar jika Anda merasa lelah, kewalahan, dan bahkan sedih. Perubahan hormon, kurang tidur, dan tanggung jawab baru sebagai orang tua dapat berdampak pada kesehatan emosional Anda. Penting untuk memberikan waktu pada diri Anda untuk pulih secara emosional setelah melahirkan, karena hal ini dapat memengaruhi kesiapan Anda untuk berhubungan seksual kembali.

Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk pulih secara emosional setelah melahirkan antara lain:

  • Berbicaralah dengan pasangan, teman, atau keluarga tentang perasaan Anda.
  • Bergabunglah dengan kelompok pendukung untuk ibu baru.
  • Lakukan aktivitas yang membuat Anda senang dan rileks.
  • Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional jika Anda merasa kewalahan.

Dengan memberikan waktu pada diri Anda untuk pulih secara emosional setelah melahirkan, Anda akan lebih siap untuk berhubungan seksual kembali ketika Anda merasa nyaman dan percaya diri.

Komunikasi

Komunikasi yang terbuka dan jujur dengan pasangan merupakan salah satu aspek terpenting dalam mengatasi rasa takut berhubungan seksual setelah melahirkan. Dengan membicarakan perasaan dan kekhawatiran Anda, Anda dapat membangun rasa saling pengertian dan dukungan.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda bicarakan dengan pasangan Anda:

  • Ketakutan dan kekhawatiran Anda tentang berhubungan seksual
  • Harapan Anda tentang berhubungan seksual
  • Posisi dan teknik yang membuat Anda nyaman
  • Cara mengatasi rasa sakit atau ketidaknyamanan

Dengan berkomunikasi secara terbuka dan jujur, Anda dan pasangan dapat mengatasi rasa takut dan kekhawatiran Anda bersama-sama. Hal ini akan membantu Anda untuk merasa lebih percaya diri dan nyaman saat berhubungan seksual kembali.

Pelumas

Penggunaan pelumas merupakan salah satu cara efektif untuk mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan saat berhubungan seksual setelah melahirkan. Pelumas dapat membantu mengurangi gesekan antara vagina dan penis, sehingga dapat mencegah robekan atau luka pada jaringan vagina yang masih dalam proses penyembuhan.

Yuk Baca:

Waspada, Ibu Hamil! Ketahui Bahaya Kelebihan Asam Folat

Waspada, Ibu Hamil! Ketahui Bahaya Kelebihan Asam Folat

Selain itu, pelumas juga dapat membantu meningkatkan gairah seksual dan membuat aktivitas seksual lebih menyenangkan. Hal ini penting karena banyak perempuan mengalami penurunan gairah seksual setelah melahirkan akibat perubahan hormon dan kelelahan. Dengan menggunakan pelumas, perempuan dapat merasa lebih nyaman dan percaya diri saat berhubungan seksual, sehingga dapat mengurangi rasa takut mereka.

Penting untuk memilih pelumas yang tepat untuk digunakan setelah melahirkan. Hindari penggunaan pelumas berbahan dasar minyak, karena dapat merusak kondom dan diafragma. Sebaiknya gunakan pelumas berbahan dasar air atau silikon, yang aman digunakan setelah melahirkan dan tidak menimbulkan iritasi.

Posisi

Posisi yang tepat dapat membantu mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan saat berhubungan seksual setelah melahirkan. Hindari posisi yang memberikan tekanan pada perineum, yaitu area antara vagina dan anus. Posisi yang nyaman antara lain:

  • Posisi misionaris: Perempuan berbaring telentang, sementara laki-laki berada di atas.
  • Posisi sendok: Perempuan berbaring menyamping, sementara laki-laki memeluknya dari belakang.
  • Posisi wanita di atas: Perempuan berada di atas, sehingga dapat mengontrol penetrasi dan kecepatan.

Dengan memilih posisi yang tepat, perempuan dapat merasa lebih nyaman dan percaya diri saat berhubungan seksual setelah melahirkan, sehingga dapat mengurangi rasa takut mereka.

Nyeri

Rasa sakit saat berhubungan seksual setelah melahirkan merupakan hal yang umum terjadi, namun jangan diabaikan. Rasa sakit tersebut dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti robekan pada perineum, kekeringan pada vagina, atau infeksi.

Jika Anda mengalami rasa sakit saat berhubungan seksual setelah melahirkan, penting untuk segera menghentikannya dan berkonsultasi dengan dokter. Dokter dapat memeriksa penyebab rasa sakit dan memberikan pengobatan yang tepat. Mengabaikan rasa sakit saat berhubungan seksual dapat memperburuk kondisi dan menyebabkan masalah yang lebih serius.

Yuk Baca:

Waspada, Serangan Panik Beda Banget Sama Serangan Jantung!

Waspada, Serangan Panik Beda Banget Sama Serangan Jantung!

Dengan memperhatikan saran “Nyeri: Jika Anda mengalami rasa sakit saat berhubungan seksual, hentikan dan bicarakan dengan dokter Anda”, Anda dapat mengurangi risiko komplikasi dan meningkatkan kenikmatan saat berhubungan seksual setelah melahirkan.

Infeksi

Menjaga kebersihan area genital sangat penting untuk mencegah infeksi, terutama setelah melahirkan. Infeksi dapat menyebabkan rasa sakit, ketidaknyamanan, dan memperlambat proses pemulihan. Dengan menjaga kebersihan area genital, Anda dapat mengurangi risiko infeksi dan merasa lebih nyaman saat berhubungan seksual setelah melahirkan.

  • Cuci area genital secara teratur. Cuci area genital Anda dengan air hangat dan sabun setiap hari. Hindari penggunaan sabun yang keras atau beraroma, karena dapat mengiritasi kulit.
  • Ganti pembalut atau pantyliner secara teratur. Ganti pembalut atau pantyliner Anda setiap 4-6 jam, atau lebih sering jika Anda mengalami pendarahan yang banyak.
  • Hindari penggunaan tampon. Jangan gunakan tampon selama 6 minggu pertama setelah melahirkan, karena dapat meningkatkan risiko infeksi.
  • Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami gejala infeksi. Gejala infeksi antara lain rasa sakit, kemerahan, bengkak, atau keluarnya cairan yang tidak biasa dari vagina.

Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat membantu mencegah infeksi dan merasa lebih nyaman saat berhubungan seksual setelah melahirkan.

Bukti Ilmiah dan Studi Kasus

Ketakutan berhubungan seksual setelah melahirkan merupakan hal yang umum terjadi. Namun, penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perempuan dapat kembali berhubungan seksual tanpa rasa sakit atau komplikasi dalam waktu 6-8 minggu setelah melahirkan.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Obstetrics & Gynecology menemukan bahwa 85% perempuan dapat berhubungan seksual tanpa rasa sakit pada 6 minggu setelah melahirkan normal, dan 75% perempuan dapat berhubungan seksual tanpa rasa sakit pada 6 minggu setelah melahirkan sesar. Studi lain yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet menemukan bahwa 90% perempuan dapat kembali berhubungan seksual dalam waktu 3 bulan setelah melahirkan tanpa mengalami masalah yang berarti.

Meskipun demikian, penting untuk dicatat bahwa setiap perempuan berbeda, dan waktu yang dibutuhkan untuk kembali berhubungan seksual secara nyaman dapat bervariasi. Beberapa perempuan mungkin mengalami rasa sakit atau ketidaknyamanan selama beberapa bulan setelah melahirkan, sementara yang lain mungkin dapat berhubungan seksual tanpa rasa sakit segera setelah melahirkan.

Yuk Baca:

Awas! Bahan Berbahaya Mengintai Jajanan Anak Sekolah, Yuk Cari Tahu!

Awas! Bahan Berbahaya Mengintai Jajanan Anak Sekolah, Yuk Cari Tahu!

Jika Anda khawatir atau takut berhubungan seksual setelah melahirkan, bicarakanlah dengan dokter Anda. Mereka dapat memeriksa kondisi Anda dan memberikan saran untuk membantu Anda merasa lebih nyaman saat berhubungan seksual.

Tips Menghilangkan Rasa Takut Berhubungan Seksual Setelah Melahirkan

Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda menghilangkan rasa takut berhubungan seksual setelah melahirkan:

1. Bicarakan dengan pasangan Anda

Komunikasikan perasaan dan kekhawatiran Anda kepada pasangan. Jelaskan apa yang membuat Anda takut dan apa yang Anda butuhkan untuk merasa nyaman.

2. Beri waktu pada diri Anda untuk pulih

Tubuh Anda membutuhkan waktu untuk pulih setelah melahirkan. Jangan terburu-buru untuk berhubungan seksual. Tunggu sampai Anda merasa siap secara fisik dan emosional.

3. Gunakan pelumas

Pelumas dapat membantu mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan saat berhubungan seksual. Gunakan pelumas berbahan dasar air atau silikon yang aman digunakan setelah melahirkan.

4. Pilih posisi yang nyaman

Hindari posisi yang memberikan tekanan pada perineum, yaitu area antara vagina dan anus. Pilih posisi yang membuat Anda merasa nyaman dan rileks.

5. Dengarkan tubuh Anda

Jika Anda merasa sakit atau tidak nyaman saat berhubungan seksual, hentikan dan bicarakan dengan dokter Anda. Jangan memaksakan diri.

Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat mengurangi rasa takut dan kekhawatiran Anda, serta merasa lebih nyaman dan percaya diri saat berhubungan seksual setelah melahirkan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

FAQs

1. Kapan waktu yang tepat untuk berhubungan seksual setelah melahirkan?-
Waktu yang tepat untuk berhubungan seksual setelah melahirkan berbeda-beda pada setiap perempuan. Sebagian besar perempuan dapat berhubungan seksual tanpa rasa sakit atau komplikasi dalam waktu 6-8 minggu setelah melahirkan. Namun, penting untuk menunggu sampai Anda merasa siap secara fisik dan emosional.
2. Apa yang dapat saya lakukan untuk mengurangi rasa sakit saat berhubungan seksual setelah melahirkan?-
Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi rasa sakit saat berhubungan seksual setelah melahirkan, seperti menggunakan pelumas, memilih posisi yang nyaman, dan mendengarkan tubuh Anda. Jika Anda mengalami rasa sakit yang hebat, segera hentikan dan bicarakan dengan dokter Anda.
3. Apakah normal jika mengalami pendarahan setelah berhubungan seksual setelah melahirkan?-
Ya, pendarahan ringan setelah berhubungan seksual setelah melahirkan merupakan hal yang normal. Namun, jika pendarahan Anda berlangsung lebih dari beberapa hari atau sangat banyak, segera konsultasikan dengan dokter Anda.
4. Apakah saya perlu menggunakan kontrasepsi setelah berhubungan seksual setelah melahirkan?-
Ya, penting untuk menggunakan kontrasepsi setelah berhubungan seksual setelah melahirkan, meskipun Anda sedang menyusui. Beberapa metode kontrasepsi, seperti kondom dan diafragma, dapat digunakan segera setelah melahirkan. Metode kontrasepsi lainnya, seperti pil KB dan suntik KB, dapat digunakan setelah Anda mendapatkan menstruasi pertama setelah melahirkan.
5. Kapan saya harus berkonsultasi dengan dokter tentang berhubungan seksual setelah melahirkan?-
Anda harus berkonsultasi dengan dokter tentang berhubungan seksual setelah melahirkan jika Anda mengalami rasa sakit yang hebat, pendarahan yang berlangsung lebih dari beberapa hari atau sangat banyak, atau jika Anda memiliki kekhawatiran lainnya.
6. Di mana saya dapat mencari informasi dan dukungan tentang berhubungan seksual setelah melahirkan?-
Anda dapat mencari informasi dan dukungan tentang berhubungan seksual setelah melahirkan dari dokter Anda, bidan, atau kelompok pendukung untuk ibu baru.

Kesimpulan

Berhubungan seksual setelah melahirkan merupakan hal yang normal dan merupakan bagian dari proses pemulihan pascapersalinan. Meskipun banyak perempuan yang takut atau khawatir untuk berhubungan seksual setelah melahirkan, namun faktanya berhubungan seksual setelah melahirkan memiliki banyak manfaat, baik bagi kesehatan fisik maupun psikologis.

Yuk Baca:

Kenali Cedera Hamstring, Jangan Sampai Salah Langkah!

Kenali Cedera Hamstring, Jangan Sampai Salah Langkah!

Dengan memahami perubahan yang terjadi pada tubuh setelah melahirkan, berkomunikasi secara terbuka dengan pasangan, serta mengikuti tips yang telah disebutkan, perempuan dapat mengatasi rasa takut dan kekhawatiran mereka tentang berhubungan seksual setelah melahirkan. Dengan demikian, perempuan dapat merasa lebih nyaman, percaya diri, dan menikmati keintiman seksual dengan pasangan mereka setelah melahirkan.

Youtube Video:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *